Skip to content

Lecture next door

June 14, 2011

Assalammualaykum Wr. Wb.

 

14/06/2011 – 21:16

 

Hari ini Selasa malam pulang dari kantor telat karena pertama kali berkunjung ke customer di daerah Cikupa, Tangerang yang lumayan jauh dan jalanan macet pula. Tapi tulisan gw kali ini bukan untuk nyeritain perjalanan gw tadi melainkan suatu hal yg menurut gw sangat unik untuk ditulis, Lecture next door. Dari namanya pun udah cukup jelas bahwa sebelah kamar kost gw ternyata adalah seorang dosen yang sedang melakukan penelitian untuk gelar doktoralnya.

Sekilas memang tidak terlalu istimewa, apa sih hebatnya mungkin awalnya akan terlintas dari benak kita seperti itu. Akan tetapi apa yang sedang dilakukannya inilah yang membuat gw mencoba menuangkannya dalam tulisan gw kali ini.

Beliau ternyata seorang dosen di salah satu Universitas Negeri di Jogjakarta, yang sedang melakukan penelitiannya sebagai syarat menyelesaikan disertasi doktoralnya. Seorang ahli geologi yang sangat paham dengan peta geologis Indonesia beserta bebatuan mineral yang terkandung didalamnya.

Beberapa hari yang lalu adalah awalnya ketika seperti biasa kita semua berkumpul di ruang TV dan beliau kebetulan juga sedang berada di situ. Awal percakapan kita ngobrol-ngobrol seperti biasa sampai akhirnya saya tahu dia seorang ahli geologi, membicarakan mengenai kondisi geologis Indonesia yang rawan bencana, kasus Lapindo, sampai cadangan mineral yang dimiliki oleh Indonesia.

Awal obrolan beliau cerita bahwa sebagai dosen mendapatkan “bantuan” dari Kementrian Dikti (Pendidikan Tinggi) untuk melanjutkan gelar doktoralnya dengan syarat yaitu selama 3 tahun. Seluruh biaya yang menyangkut pendidikan beserta tunjangan hidup tercover. Akan tetapi, perjuangan untuk menyelesaikan gelar doktoral itu bukanlah hal yang mudah karena menurut beliau waktu normal untuk menyelesaikan gelar doktoral di bidang geologi sekitar 5 tahun dikarenakan waktu penelitian yang memakan waktu lama.

Nah ini dia yang serunya, penelitian yang beliau lakukan adalah ekstraksi batubara (coal) yang ternyata produk yang dihasilkan bisa di diversifikasikan lagi. Usaha penelitian itu dimulai ketika beliau melakukan penelitiannya di daerah pertambangan batubara di Kalimantan. Suatu saat dia mendapatkan salah satu penambang di sana menemukan satu jenis batu bara yang memiliki keunikan dari fisiknya dibandingkan dengan jenis batubara yang lain.

Setelah sekilas menangkap anomali fisik dari batu bara tersebut, beliaupun meminta sampel dari batubara itu untuk di bawa dan dilakukan penelitian lebih lanjut olehnya. Dan dugaannya ternyata benar ada suatu kandungan kimia yang terbentuk di dalam batu bara tersebut yang bisa di ekstraksi. Seperti yang kita ketahui batu bara digunakan sebagai bahan bakar terutama sebagai bahan pembakaran PLTU. Prosesnya pun sederhana batu bara di lebur menjadi serpihan kemudian “disemprot” ke dalam tungku pembakaran yang digunakan untuk memutar generator dan pada akhirnya menghasilkan energi listrik.

Penelitian yang beliau lakukan ini ternyata tidaklah mulus banyak hambatan yang menghadangnya. Saat ini beliau sudah tidak mendapatkan “bantuan” dari Dikti dikarenakan persyaratan penyelesaian pendidikannya sudah melampaui batasan yang ditentukan. Selain daripada itu ternyata tidak semua laboratorium di Jakarta/ Indonesia memiliki fasilitas yang diperlukan, sampai pada akhirnya beliau harus “mengemis” kepada perusahaan asing yang bergerak dalam bidang laboratorium produk oil and gas untuk diberikan fasilitas dalam menyelesaikan penelitiannya ini.

Batu bara yang sedang diteliti ini ternyata mempunyai hasil turunan yang tidak hanya menjadi bahan bakar akan tetapi dapat juga digunakan sebagai bahan konstruksi asphalt. Beliau mencari literatur nasional dan ternyata memang belum ada publikasi mengenai hal tersebut.

Kalau saja penelitian ini berhasil dengan baik, gw yakin hal ini akan menjadi suatu milestone bagi industri batu bara nasional maupun global. Bagaimanapun juga gw sangat salut dengan usaha yang sedang dilakukannya dengan berkorban harta (karena tidak ada support pemerintah lagi) serta harus tinggal jauh dari keluarga.

He is a great person and he’s the lecture next door

 

 

 

One Comment leave one →
  1. June 16, 2011 9:15 am

    Lecture next door MISTERBASS ZONE Excellent goods from you, man. I’ve understand your stuff previous to and you are just too wonderful. I really like what you have acquired here, certainly like what you’re saying and the way in which you say it. You make it enjoyable and you still care for to keep it sensible. I can’t wait to read far more Lecture next door MISTERBASS ZONE again from you. Thanks For Share.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: