Skip to content

I’ll prove you the power of dua

August 9, 2011

Assalammualaykum brother and sister,

Belakangan ini kegiatan gw udah cukup meningkat intensitasnya, yup Alhamdulillah setelah diterima kerja di perusahaan baru ini dan harus mengikuti pelatihan yang kurang lebih total selama 1 tahun. Dan pada sesi awal ada class training (dormitory) selama kurang lebih 3 bulan.

Hari ini menginjak minggu kedua gw berada di dalam asrama. Walaupun lokasi asrama ada di Jakarta juga (Simprug), tapi gak berasa ada di tengah kota nih, terisolasi bener dah. Setiap hari di dalam asrama dan hanya Sabtu & Minggu aja bisa keluar dari sini. Itupun Sabtu setengah hari dan harus kembali jam 2000 hrs dan hari Minggu libur sehari dan kembali ke asrama jam 1800 sore.

Aktivitas baru yang memang mengubah kehidupan gw selama ini. Tapi semua itu gw coba jalanin aja dengan rasa syukur, walaupun awalnya agak stress dikit kerasa terkukung di dalam penjara eh asrama :p. Asramanya pun sangat memadai, kami disini menginap di hotel yang memiliki fasilitas lengkap. Fasilitas training dan materi pengajarnya pun merupakan para profesional di bidang migas yang sangat credible.

Tapi apa gw pantas mengeluh hanya karena gw ditempatin di asrama dan kehilangan kebebasan bergerak yg gw miliki selama ini?? Tentu nggak banget… Gw sangat menyadari ini semua merupakan jawaban doa gw kepada Allah SWT. Kok bisa?? I’ll tell you from where this story began

Setahun kemarin merupakan titik awal perjalanan spiritual gw ketika gw berkunjung seorang diri umrah dari Qatar ke Masjidil Haram. Di post sebelumnya “Spiritual Journey” udah gw ceritain mengenai perjalanan ini, tapi kali ini intisari supplication gw di depan masjidil haram yang mau gw share buat teman-teman semua.

Kala itu sebelum perjalanan umrah banyak sekali hambatan yang nyaris menggagalkan niatan ibadah umrah gw. Dan singkat kata gw berhasil melalui semua itu dan mengerjakan ibadah umrah. Kamis pagi waktu dhuha di depan Ka’bah setelah selesai thawaf gw shalat sunnah dan bersujud depan Ka’bah. Sujud yang cukup lama bagi gw dibandingin sebelumnya. Memohon ampun atas segala khilaf dan dosa diri gw, orang tua dan seluruh keluarga. Dan saat bersujud gw juga berdoa memohon kehidupan gw yang lebih baik, bisa menjadi hamba yang lebih baik, bisa berbakti kepada orang tua dan tentu saja mendapatkan karir dan kehidupan yang lebih baik (kayaknya lupa doa minta jodoh deh gw..:P)

Bukankah Allah swt berjanji akan selalu mengabulkan doa hamba-hambaNya? “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS Ghafir: 60)

Syarat diterimanya suatu doa, apabila dilaksanakan dengan penuh harapan dan tidak berputus asa. Karena jelas tidak semua permohonan yang disampaikan kepada Allah Ta’ala itu langsung dikabulkan. Tidak cepatnya suatu doa itu dikabulkan Allah Ta’ala, bukan berarti Allah menolak doa hamba-Nya. Karena Allah Swt. telah memberi jaminan bahwasanya setiap doa akan diterima.

Syaikh Al-Mubarafakturi menjelaskan bahwa Imam Al-Madzhari berkata, “Barangsiapa yang bosan dalam berdoa, maka doanya tidak terkabulkan sebab doa adalah ibadah, baik dikabulkan atau tidak, seharusnya seseorang tidak boleh bosan beribadah. Tertundanya permohonan boleh jadi belum waktunya doa itu dikabulkan karena segala sesuatu telah ditetapkan waktu terjadinya. Sehingga, segala sesuatu yang belum waktunya tidak akan mungkin terjadi.

Atau boleh jadi permohonan tersebut tidak terkabulkan dengan tujuan Allah mengganti doa tersebut dengan pahala, atau boleh jadi doa tersebut tertunda pengabulannya agar orang tersebut rajin berdoa. Sebab Allah sangat senang terhada orang yang rajin berdoa, karena doa memperlihatkan sikap yang rendah diri, menyerah, dan merasa membutuhkan Allah. Orang yang sering mengetuk pintu akan segera dibukakan pintu dan begitu pula orang yang sering berdoa akan dikabulkan doanya.

Setelah itu singkat cerita gw resign dari Qatar dan kembali ke Indonesia. Ternyata memang yang namanya jawaban atas doa itu tidak instan langsung dijawab. Sekembalinya di Indonesia usaha sana-sini gw jalanin untuk mendapatkan pekerjaan baru. Hasilnya masih nihil sampai gw mengalami posisi yang cukup down saat itu. Selang gw mencari pekerjaan cukup lama sampai 8 bulan!!! Tapi gw selalu coba ambil hikmahnya, karena di masa jeda itu gw bisa mendapat waktu yang sangat banyak dengan orang tua dan keluarga. Dan juga gw bisa mempelajari Islam dengan lebih mendalam.

Selama masa itupun gw makin sering untuk shalat tahajud, memberikan shadaqah, dll. Ada sedikit cerita terselip mengenai power of Shadaqah ini. Gw awalnya kalau shadaqah memang cukup ekonomis kalau bisa dikatakan gitu😛, tapi setelahnya gw mendapat beberapa petuah-petuah dari twitter yg mengingatkan arti shadaqah yang sangat mudah dicerna. Beberapa twit yg cukup dalem yaitu ;

“Ini masjid mas, bukan WC umum masa kasih cuman Rp.1000!”,

“Shadaqah merupakan tabungan lu di hari akhirat, keuntungan apapun yang lu mau tinggal sebutin aja kepada Allah SWT”,

“Dengan shadaqah bukan mengurangi hartamu tapi menambah hartamu di dunia dan juga tabunganmu kelak di akhirat”

Dan dari beberapa twit dan baca-baca ilmu mengenai shadaqah gw sangat yakin, shadaqah merupakan salah satu cara luar biasa untuk meningkatkan rejeki kita semua. You give then you’ll take the benefit and It’s proven with me

Dan akhirnya saat ini gw berada di posisi di mana doa gw ternyata di jawab secara tuntas oleh Allah SWT. Ketika gw bisa merasakan kedekatan dengan keluarga, dan dengan diterimanya gw di Pertamina selain Insha Allah baik buat karir ke depannya tentunya Insha Allah gw juga udah bisa membahagiakan orang tua gw.

And which favour of your lord will you deny? (QS. Ar-Rahman)

Wassalammualaykum Wr. Wb

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: